Uji coba resmi terakhir pramusim komepetisi 2008 sudah berlalu sekitar 2 minggu. Saya menyimpulkan beberapa hal dari uji coba tiga hari tersebut cukup (sangat?) terlihat jelas Ferrari dan McLaren unggul signifikan atas tim-tim lain.
Sadar kedua tim mampu meninggalkan calon pesaing secara meyakinkan, masing-masing tim seolah sudah siap untuk berhadap-hadapan sepanjang musim 2008. Dari statement McLaren pasca uji coba, tampak tim ini sangat yakin mobil mereka sanggup meraih kemenangan di musim 2008. Adapun Ferrari, yang pada ujicoba-ujicoba sebelumnya tampak lebih cepat dari McLaren, tidak tampak mereka terkejut atau khawatir dengan performa McLaren.
Ujicoba terakhir menunjukkan McLaren unggul tipis dari Ferrari. Hanya 0,02 detik (CMMIW) diukur dari fastest lap yang mereka peroleh. Jika memang data ini mampu menggambarkan kedigdayaan kedua tim secara tepat, tampaknya Ferrari memang tidak perlu takut dengan McLaren. Mengapa?
Apakah benar Ferrari punya senjata andalan rahasia? Saya mencoba mengulas dan memahami keadaan Ferrari dengan melihat performa mereka tahun-tahun lalu.
Ferrari merupakan tim yang sangat loyal terhadap Bridgestone. Mereka telah
menggunakan ban dari pabrikan Jepang tersebut sejak musim 1999, usai Goodyear meninggalkan kancah Formula1. Sejak itu, Ferrari belum pernah beralih ke ban lain (Michelin), seperti yang pernah dilakukan tim-tim besar termasuk McLaren, Renault (di era Benetton), maupun Williams. Loyalitas Ferrari kepada Bridgestone
Filed under: Formula 1 | Tagged: Bridgestone, F1, Ferrari, Formula 1, Goodyear, McLaren, senjata rahasia | Leave a Comment »